Bentuk dan cara isi Formulir Daftar Bukti Pemotongan 1721 – II (PER-14/PJ/2013)

Formulir ini digunakan untuk melaporkan pemotongan PPh yang dilakukan dengan menggunakan formulir 1721-VI

Bentuk Formulir dan cara isi Formulir 1721 – VII berdasarkan peraturan Direktorat Jendral Pajak (PER-14/PJ/2013)

  • Nomor Bukti pemotongan : 1.4 - mm.yy - xxxxxxx (dua digit pertama kode; mm : masa pajak; yy: tahun; xxxxxxx: no urut sepanjang tahun)
  • NIK/No Paspor
  • Kode Objek Pajak

    Read more...

Pokok - Pokok Perubahan Formulir SPT dan Formulir Bukti Pemotongan (PER-14/PJ/2013)

Formulir SPT

  • 1721           : Induk SPT
  • 1721-I         : Daftar Pemotongan
  • 1721 - II      : Daftar Bukti Pemotongan Tidak Final dan Pasal 26
  • 1721 - III     : Daftar Bukti Pemotongan final
  • 1721 - IV     : Daftar SSP/Bukti Pbk
  • 1721 - V      : Daftar Biaya

Formulir Bukti Pemotongan

  • 1721 - VI     : Bukti Pemotongan PPh Tidak Final atau PPh Pasal 26

    Read more...

Bentuk dan cara isi Formulir 1721 – VI berdasarkan peraturan Direktorat Jendral Pajak (PER-14/PJ/2013)

 

  • Nomor Bukti Pemotongan    : 1.3-mm.yy – xxxxxxx
  • NIK/No Paspor, kode Negara, domisili, dasar pengenaan pajak.

    Read more...

Tujuan Perubahan Peraturan Tentang Bentuk, Isi, Tata Cara Pengisian & Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan 21 (PER-14/PJ/2013)

Kemudahan pengisian SPT

  • Pembakuan formulir (daftar SSP, daftar biaya)
  • Pembakuan nomor bukti potong
  • Penggunaan kode objek pajak dalam bukti potong
  • Penghapusan daftar perubahan pegawai tetap & lampiran transisi (1721-T)
  • Tidak perlu melampirkan formulir yang tidak ada isinya

Penyesuaian dengan ketentuan yang berlaku